Selamat Datang di Program Literasi Digital

MAN 1 Brebes

Tentang

Program Literasi Digital

Di Program Literasi Digital ini, pengunjung dapat menikmati petualangan membaca karya-karya para siswa dan guru kami. Berbentuk blog atau buku, Anda bebas memilihnya semaumu. Di sini, kami juga kerap membagikan kegiatan-kegiatan literasi yang akan dan telah kami selenggarakan. Baik internal, lokal, maupun nasional, senantiasa kami bagikan.

Program Literasi Digital literasi ini dikembangkan dalam rangka pembangunan budaya literasi di sekolah kami. Dengan Program Literasi Digital ini, kami berharap mampu mendorong warga sekolah untuk lebih termotivasi dalam membaca dan berkarya. Ini akan menjadi bekal penting bagi peningkatan mutu pendidikan dan kualitas generasi pembawa perubahan di masa depan.

Program Literasi Digital ini tercipta, berkat kerja sama antara Sekolah dan Nyalanesia. Melalui program Gerakan Sekolah Menulis Buku Nasional (GSMB Nasional) yang diselenggarakan Nyalanesia, kami juga berhasil mendapatkan penghargaan Sekolah Aktif Literasi Nasional.

Selamat bertualang, dan salam #NyalakanMasadepan!

Tim Literasi Sekolah

Nurikha, S.Pd.

Guru Koordinator

Eka Muliatul Ulfa, S.Pd.

Guru Pendamping

Annisa Salmawati, S.Pd.

Guru Pendamping

Nofa Yulistiana Putri, S.Pd.

Guru Pendamping

Ahmad Niam Zuhri, S.Pd.

Guru Pendamping

Program Literasi Sekolah

GALERI KEGIATAN LITERASI

Visi dan Misi Literasi

  • Mewujudkan warga madrasah yang gemar membaca, berpikir kritis, dan berwawasan luas.
  • Membentuk generasi cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia berbasis nilai-nilai Islam melalui pembiasaan literasi.
  • Mengoptimalkan fungsi fasilitas perpustakaan dan gedung pusat literasi untuk kegiatan pembelajaran berbasis teknologi.
  • Menumbuhkan minat baca peserta didik melalui program pembiasaan rutin sebelum kegiatan belajar mengajar.
  • Mendorong kreativitas siswa dalam menghasilkan karya tulis, publikasi, dan inovasi ilmiah.
  • Mengintegrasikan nilai keislaman dan moral ke dalam setiap aktivitas literasi di lingkungan madrasah.

Target Literasi Sekolah

  1. Internasionalisasi Lulusan Berbasis Literasi Bahasa & Sains
    – Target: Menjadikan keberhasilan menembus universitas dunia sebagai agenda tahunan, dengan target minimal 5 siswa per angkatan lolos ke perguruan tinggi top global (Ivy League atau setara) melalui skema Beasiswa Indonesia Maju (BIM) maupun Beasiswa Garuda.
    – Strategi: Penguatan program literasi bahasa asing (TOEFL/TOAFL) dan bimbingan riset sains intensif sejak kelas X.
  2. Akreditasi “A” & Transformasi Smart Digital Library
    – Target: Mengantarkan Perpustakaan “Bahrul Ilmi” MAN 1 Brebes meraih Predikat Akreditasi A (Unggul) dari Perpustakaan Nasional RI dan sepenuhnya bertransformasi menjadi Smart Digital Library.
    – Strategi: Digitalisasi 100% katalog buku, penyediaan akses e-book 24 jam via aplikasi madrasah, serta optimalisasi Gedung Pusat Literasi berbasis teknologi informasi.
  3. Gerakan “Sake Saku” (Satu Kelas Satu Buku) Ber-ISBN
    – Target: Menerbitkan minimal 15–20 judul buku antologi (cerpen, puisi, esai, atau karya ilmiah) ber-ISBN setiap tahunnya yang ditulis langsung oleh kolaborasi siswa dan guru di setiap kelas.
    – Strategi: Mengintegrasikan proyek menulis kreatif ke dalam pembelajaran kokurikuler (P5RA) dan mendirikan lini penerbitan internal (Madrasah Press).
  4. Pelopor Madrasah Riset & Pengabdian “Kampung Literasi”
    – Target: Menembus posisi 3 Besar Nasional dalam ajang kompetisi riset remaja (MYRES Kemenag) serta mendirikan minimal 3 Taman Bacaan Masyarakat (TBM) binaan di pedesaan wilayah Kabupaten Brebes.
    – Strategi: Memperkuat ekstrakurikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR) dan meluncurkan program jurnalisme warga serta pengabdian masyarakat oleh OSIS untuk mendongkrak indeks literasi daerah.

Blog Literasi

Karya dan Prestasi Literasi

Nyalanesia

Program Literasi Digital

Program Literasi Digital ini dikembangkan dalam rangka pembangunan budaya literasi di sekolah. Dengan Program Literasi Digital ini, kami berharap mampu mendorong warga sekolah untuk lebih termotivasi dalam membaca dan berkarya. Hal ini akan menjadi bekal penting bagi peningkatan mutu pendidikan dan kualitas generasi pembawa perubahan di masa depan.